Kang Badar

Berita Update Setiap menit

Loading...
Anthony Ginting Berpeluang Bentrok Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia,
Netizen: Jodoh

Anthony Ginting Berpeluang Bentrok Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia, Netizen: Jodoh

loading…

Anthony Ginting Berpeluang Bentrok Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia. Foto: Badminton Indonesia

JAKARTA – Anthony Sinisuka Ginting berpeluang bentrok lagi dengan pemain ranking satu dunia, Viktor Axelsen, di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 . Netizen Indonesia pun cukup sedih melihat hasil undian tersebut karena tahun ini Ginting selalu kalah oleh Axelsen.

Pada Rabu (10/8/2022), Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) telah melakukan undian pertandingan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. Turnamen Grade 1 BWF itu bakal berlangsung di Tokyo, Jepang pada 22-28 Agustus 2022 mendatang.

Baca Juga: Hasil Drawing Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2022

Dalam hasil undian tersebut, Ginting berada satu bagan dengan Axelsen dari 64 peserta yang ada. Jika bisa melaju mulus, keduanya berpeluang bertemu pada babak semifinal.

Kondisi tersebut pun membuat netizen Indonesia resah. Pasalnya, pemain berusia 25 tahun itu sudah empat kali kalah tahun ini dari Axelsen dan bahkan tiga di antaranya terjadi dalam lima turnamen terakhir.

Berbagai reaksi netizen yang lucu dan menarik soal pertemuan Ginting dan Axelsen di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 pun terlihat di kolom komentar salah satu unggahan Instagram resmi BWF, @bwf.official, pada Rabu (10/8/2022). Bahkan, ada yang menyebut bahwa kedua pemain tersebut adalah jodoh karena sering sekali bentrok tahun ini.

“Agak heran kenapa se-pool mulu Ginting sama Axelsen, apakah jodoh?” tulis akun @fiskapenny.

Anthony Ginting Berpeluang Bentrok Viktor Axelsen di Kejuaraan Dunia, Netizen: Jodoh

“Ginting se-pool sama monster (Axelsen) terus ya,” ujar akun @exle.nn.

Ya, bintang asal Denmark itu memang nampak seperti monster menakutkan bagi Ginting. Dalam tiga turnamen terakhir di ajang Indonesia Open dan Masters 2022 serta Malaysia Open 2022, dia selalu mengalahkan Ginting masing-masing di babak semifinal dan dua kali di perempat final.

Sedangkan satu pertemuan lainnya terjadi di All Englang 2022. Kala itu, Ginting juga takluk di tangan Axelsen dalam babak perempat final. Oleh karena itu, netizen sangat menyayangkan jika perjuangan Ginting untuk meraih gelar juara dunia tahun ini lagi-lagi bakal dihentikan oleh pemain berusia 28 tahun itu.

Kendati demikian, Ginting dan Axelsen harus melewati babak 64 besar lebih dulu sebelum saling berhadapan. Sang wakil Merah-Putih dihadang oleh Ygor Coelho dari Brasil, sedangkan Axelsen melawan wakil Malaysia, Liew Daren.

Tak hanya soal Ginting-Axelsen, netizen juga menyayangkan undian Kejuaraan Dunia 2022 di sektor ganda putra. Sebab, dua jagoan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Giden dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga berpeluang saling bentrok di babak perempat final.

“Ya Allah Minions se-pool sama Fajri, Ginting kalau lancar ketemu Shi Yu Qi di QF (Perempat final), ketemu Viktor di SF (Semifinal),” kata akun @renynugra.

“Lemes bestie Minions satu pool sama Fajri, Ginting sama Viktor,” sahut akun @widieemotion.

(sto)

Sumber Berita

Elon Musk, Kepemimpinan Global, dan Dampaknya bagi Indonesia

Elon Musk, Kepemimpinan Global, dan Dampaknya bagi Indonesia

[ad_1]

Global Leadership is the leadership of individuals who influence and bring about significant positive changes in firms, organizations, and communities by facilitating the appropriate level of trust, organizational structures and processes, and involving multiple stakeholders, resources, cultures under the various conditions of temporal, geographical and cultural complexity.” – Leadership Convergence and Divergence in the Era of Globalization

KITA tidak bisa menyangkal bahwa Elon Musk saat ini menjadi trend maker bagi dunia. Akuisisinya terhadap Twitter seharga 44 miliar dollar AS (setara Rp 638 triliun) akan membawa perubahan yang cukup signifikan bagi manajemen Twitter dan lebih dari 300 juta penggunanya. Ia rela mencairkan saham Tesla senilai Rp 122 triliun untuk mendapatkan Twitter menjadi miliknya.

Musk berkata bahwa dirinya akan membuat Twitter menjadi tempat di mana masyarakat dapat berbicara dengan bebas, dengan seminimal mungkin pembatasan. Berdasarkan polling yang dibuat Musk di Twitter, 82 persen responden mengatakan bahwa Twitter tidak mengedepankan freedom of speech, sehingga polling ini menjadi justifikasi yang kuat untuk mengembalikan Twitter ke marwahnya.

Baca juga: Beli Twitter Seharga Rp 638 Triliun, Seberapa Kaya Elon Musk?

Akuisisi Musk terhadap Twitter sebenarnya mengandung satu makna yang tersirat, yaitu bagaimana langkah Musk tidak hanya mengubah Twitter, tetapi juga masyarakat global. Kita melihat bagaimana dunia sangat memperhatikan Musk ketika dia berencana untuk membeli Twitter; setiap langkah dan ucapannya menjadi berarti. Musk bukan hanya sekadar seorang gazzilioner, dia menjelma sebagai sosok pemimpin di kancah global.

Yang membuat Musk berbeda

Satu hal yang mungkin banyak orang sepakat adalah apa yang dilakukan Musk terhadap dunia global. Dia berpengaruh besar terhadap masyarakat global. Ketika dia dinobatkan sebagai Person of the Year versi majalah Time 2021, tidak banyak yang memperdebatkan. Salah satu kekuatannya adalah bagaimana dia membawa isu yang tidak banyak dibicarakan orang, menjadi salah satu visinya dalam membuat perusahaan.

Contohnya adalah SpaceX. Tidak banyak orang yang sangat ambisius ingin menciptakan koloni di planet ruang angkasa. Hanya Musk satu-satunya sosok yang berani. Pertimbangannya berdasarkan perspektif krisis eksistensial, di mana dia membuat perumpamaan apabila Bumi tidak layak lagi dihuni, akan berlabuh ke mana umat manusia.

Sampai saat ini, belum ada planet yang memiliki kondisi yang layak kehidupan seperti di Bumi. Kita masih dalam tahap pencarian planet yang layak huni. Apabila Bumi menjadi unhabitable, umat manusia tidak memiliki planet lainnya sebagai alternatif.

Oleh karena itu, seseorang harus memulainya, mencari kemungkinan-kemungkinan planet yang bisa dibuat koloni. Berangkat dari asumsi ini, Musk mengembangkan SpaceX agar bisa membuat koloni di planet Mars.

Ilustrasi Elon Musk beli Twitter dan twit CEO Twitter, Parag Agrawal.Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Ilustrasi Elon Musk beli Twitter dan twit CEO Twitter, Parag Agrawal.

Tidak hanya visi tentang krisis eksistensialnya, Musk juga sosok yang inovatif. Berbicara inovatif, ada dua sifat inovasi menurut Deloitte ketika mempelajari inovasi di tahun 202: postur defensif dan postur ofensif. Postur defensif berfokus pada mempertahankan legacy; sedangkan postur ofensif ingin mentransformasi organisasinya.

Menurut saya, Musk merupakan jenis yang kedua, di mana dia mengejar sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda dengan apa yang dunia pikirkan. Singkatnya, Musk menantang status quo untuk menghasilkan hal yang inovatif.

Jika melihat kualitas dari seorang pemimpin yang inovatif, beberapa kualitas yang harus dimiliki adalah fleksibilitas dan kelincahannya. Oleh karena itu, untuk meraih visinya, dia harus agile dan fleksibel dalam pelaksanaannya. Visinya tidak mungkin terealisasi jika Musk tidak memiliki tingkat adaptabilitas yang tinggi. Riset dari IBM 2021 mengungkapkan bahwa 56 persen CEO menekankan pada kelincahan dan fleksibilitas operasional.

Selain itu, Musk memiliki segalanya untuk membentuk masa depan dunia dan menjadi pionir. Kekayaan yang luar biasa, yang membuatnya bisa berbuat banyak dan mungkin mengakuisisi perusahaan lain, atau membuat perusahaan baru. Musk juga punya perusahaan yang bergerak di isu futuristik.

Bisa kita lihat bagaimana perusahaan-perusahaan yang dibangun Musk adalah perwujudan terhadap masa depan dunia. Neuralink, SolarCity (yang diakuisisi Musk pada tahun 2016), SpaceX, Tesla, dan The Boring Company bergerak di bidang-bidang yang akan membentuk dunia ke depannya, seperti energi terbarukan, kecerdasan buatan, teknologi ruang angkasa, transportasi masa depan, dan bioteknologi.

Kemudian dia menambahkan Twitter, salah satu media sosial terpopuler yang sering membentuk opini masyarakat. Artinya, Musk punya tools yang dibutuhkan untuk membentuk masa depan global.

Fakta-fakta ini sedikit banyak membuat kita mengerti bagaimana pengaruh Musk di kancah global. Seorang investor, pengusaha, dan inovator yang memimpin percakapan global. Fakta lainnya yang tidak boleh kita kesampingkan adalah Musk saat ini orang terkaya di dunia. Dengan kekayaannya, dia bisa memengaruhi dunia global, mengombinasikan dengan visi futuristiknya. Tidak berlebihan jika Musk akan memimpin dunia menuju masa depan yang lebih sustainable dan hijau.

Baca juga: Usai Beli Twitter, Elon Musk Malah Jual Saham Tesla Senilai Rp 58 Triliun

[ad_2]
Sumber

Heboh Tiket Borobudur Mahal, Ini Harga Tiket 5 Situs Warisan Dunia Lain

Heboh Tiket Borobudur Mahal, Ini Harga Tiket 5 Situs Warisan Dunia Lain


Jakarta

Rencana kenaikan harga tiket masuk Borobudur sempat membuat heboh karena dianggap terlalu mahal. Di beberapa negara, tiket masuk untuk situs warisan dunia terbilang beragam. Ada yang mahal dan juga ada yang murah.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah berencana menaikkan harga tiket masuk Borobudur yang awalnya Rp 50.000 menjadi Rp 750.000. Biaya Rp 750.000 dikenakan jika wisatawan ingin naik ke kawasan candi, sementara jika hanya di halaman saja maka harga tiketnya tetap Rp 50.000. Kabar ini langsung disambut pro dan kontra dari masyarakat. Banyak yang menganggap harga ini terlalu mahal.

Tiket seharga Rp 750.000 ini berlaku untuk wisatawan domestik yang mau masuk dan berkunjung ke Candi Borobudur. Kenaikan harga tiket masuk juga dilakukan pada wisatawan mancanegara alias wisman, tiket masuk wisman naik jadi US$ 100 per orang. Rencana ini dibeberkan Luhut melalui akun instagramnya @luhut.pandjaitan (5/6).

Candi Borobudur bukan satu-satunya situs warisan dunia bernilai sejarah. Di beberapa negara juga terdapat situs warisan dunia yang kemudian dipugar oleh pemerintah dan dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata.

Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk yang beragam. Sebut saja misalnya Taj Mahal di India yang mematok harga tiket setara Rp 9.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 204.000 untuk wisatawan mancanegara. Atau ada juga tiket masuk Tembok Besar China yang berkisar Rp 54.300 hingga Rp 1,7 juta.

Berikut beberapa harga tiket masuk situs warisan dunia:

1. Tembok Besar China, China

Tembok Besar China dianggap sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Tembok yang terbentang dengan panjang 21.196 kilometer ini berlokasi di Huairou District, China. Siapapun boleh berkunjung ke Tembok Besar China, bahkan beberapa event spektakuler pun pernah digelar di sini.

Dilansir dari travelchinaguide.com, harga tiket masuk situs warisan dunia ini beragam mulai dari CNY 25 – CNY 65 atau Rp 54.300 – Rp 141.200 per orang. Namun ada waktu-waktu tertentu yang membuat harga tiket melonjak tinggi. Kamu juga bisa mengambil paket tur lengkap dengan harga mulai Rp 300.000 hingga Rp 1,7 juta.

2. Colosseum, Italia

Kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke Italia tanpa menyambangi Colosseum. Bangunan peninggalan bersejarah ini adalah arena gladiator yang dibangun oleh Vespasian. Pada masanya, Colosseum digunakan sebagai tempat pertunjukan yang mampu menampung hingga 50.000 orang penonton.

Ada beberapa paket tur yang ditawarkan di Colosseum. Dilansir dari laman thecolosseum.org, harga tiket masuk untuk dewasa sebesar €16 atau setara dengan Rp 247.000 dan tiket anak sebesar €6 atau sekitar Rp 92.000 per tiket. Sementara harga tiket tur mulai dari €40 hingga €161 (Rp 619 ribu-2,4 juta).

3. Taj Mahal

Taj Mahal memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke India. Bangunan yang terletak di Agra, India ini juga memiliki sejarah yang menarik karena dibangun oleh Kaisar Mughal Shāh Jahān untuk sang istri.

Taj Mahal yang dibangun pada tahun 1632 ini sekarang menjadi salah satu destinasi wisata. Untuk bisa menikmati wisata Taj Mahal, wisatawan dikenakan biaya tiket masuk 1.100 Rupee atau sekitar Rp 204.000 untuk wisatawan mancanegara dan 50 Rupee sekitar Rp 9.000 untuk warga lokal.

4. Wat Arun, Thailand

Wat Arun adalah candi Budha sekaligus situs paling terkenal di Bangkok, Thailand. Wat Arun memiliki nama asli Wat Arunratchawararam Ratchaworamahavihara. Bangunan ini merupakan kuil tertua di Thailand yang dibangun pada zaman Kerajaan Ayutthaya.

Berdasarkan situs tourismthailand.org, tiket masuk untuk Wat Arun senilai 50 Thai Baht atau sekitar Rp 21.050. Ada rencana kenaikan harga tiket ini menjadi 100 Baht atau sekitar Rp 44.000 per orang.

5. Piramida Agung Giza

Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan juga terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza. Piramida ini dipercaya dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Saking besarnya, pembangunan piramida ini membutuhkan waktu selama lebih dari 20 tahun pada sekitar tahun 2560 sebelum masehi.

Dilansir dari egypttailormade.net, tiket masuk ke dalam piramida ini senilai 400 Egyptian Pounds atau setara Rp 309.200 per orang. Dengan tiket ini, kamu bisa menjelajahi Piramida Agung Giza dan juga beberapa piramida kecil di sekitarnya yang menyimpan sejarah Mesir.

Nah Detikers, itulah harga tiket masuk untuk beberapa situs warisan dunia. Setiap situs warisan dunia ini memiliki harga tiket masuk yang beragam. Semua diatur oleh pemerintah setempat.

Simak Video “Respons Turis Lokal dan Asing soal Harga Tiket Candi Borobudur
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/pal)



Sumber Berita

Kongres Brasil Bentuk Komite untuk Monitor Persiapan Timnas untuk Piala
Dunia 2022

Kongres Brasil Bentuk Komite untuk Monitor Persiapan Timnas untuk Piala Dunia 2022

KONGRES Brasil telah membentuk sebuah komite untuk mengawasi persiapan timnas untuk Piala Dunia 2022 dengan alasan citra Selecao telah berada di titik terendah setelah serangkaian kekalahan beruntun.

Komite Olahraga Kongres Brasil, Kamis (4/8), memutuskan untuk membentuk sebuah komite terpisah yang akan mengawasi Neymar dan rekan-rekannya saat mereka bersiap bertolak ke Qatar dalam tempo tiga bulan ke depan.

Brasil merupakan salah satu unggulan di Piala Dunia 2022 setelah berhasil menduduki peringkat satu rangking FIFA karena tidak terkalahkan di 17 laga kualifikasi Piala Dunia.

Baca juga: Neymar Cetak Dua Gol, Brasil Hantam Korsel

Namun, fakta itu tidak membuat para politisi Brasil puas.

“Brasil sudah tidak pernah mencapai semifinal Piala Dunia sejak menjadi juara pada 2022, kecuali pada 2014, ketika kita menjadi tuan rumah dan disingkirkan secara memalukan oleh Jerman,” kata anggota Kongres Brasil Jose Rocha.

Dia menambahkan, kekalahan melakukan 7-1 dari Jerman di kandang sendiri serta puasa gelar selama 20 tahun membuat sepak bola Brasil menjauh dari para pendukungnya.

Popularitas timnas Brasil menurun selama beberapa tahun terakhir dengan 51% warga ‘Negeri Samba’ itu mengaku tidak tertarik menonton Piala Dunia.

“Kita harus membangkitkan sepak bola, yang selain memiliki peran penting dalam masyarakat juga dipandang sebagai gairah nasional,” ujar Rocha.

Namun, langkah Kongres Brasil itu menuai kritik yang mempertanyakan apakah Kongres tidak memiliki pekerjaan yang lebih penting.

“Apakah para anggota Kongres ini memikirkan kelaparan atau masalah sosial lain yang dihadapi warga Brasil?” kecam Jaksa Brasil Janice Ascari di Twitter.

Brasil, yang menjadi juara Piala Dunia pada 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, lebih banyak dari negara lain, akan memulai kiprah mereka di Piala Dunia 2022 pada 24 November melawan Serbia. (AFP/OL-1)





Sumber Berita

Buka Blokade Rusia Atas Pelabuhan Ukraina atau Dunia Dilanda Kelaparan

Buka Blokade Rusia Atas Pelabuhan Ukraina atau Dunia Dilanda Kelaparan


loading…

Rusia diserukan untuk membuka blokade pelabuhan Ukraina agar kapal-kapal komersial – terutama pembawa muatan gandum – bisa keluar dari negeri itu untuk mengantarkan pasokan. Foto/Reuters

JAKARTA – Dewan Redaksi surat kabar terkemuka dunia, The Wall Street Journal (WSJ), pada Rabu (24/5/2022) lalu menulis editorial penting seputar perkembangan invasi Rusia di Ukraina . Mereka menengarai kemungkinan terjadinya bencana kelaparan yang akan melanda warga sipil di sebagian belahan dunia. Pasalnya, hingga saat ini pasukan Rusia masih memblokade pelabuhan-pelabuhan penting Ukraina, yang membuat kapal-kapal komersial—terutama pembawa muatan gandum—tak bisa keluar dari negeri itu untuk mengantarkan pasokan.

Invasi Rusia yang dikomandoi Vladimir Putin, menurut editorial WSJ tersebut telah menyebarkan kesulitan kemanusiaan dan ekonomi yang luas. Yang siap datang di depan kekurangan pangan global.

“Dunia membutuhkan strategi untuk mematahkan blokade Rusia terhadap pelabuhan Ukraina sehingga negara itu dapat mengekspor makanan dan barang-barang lainnya,” tulis editorial tersebut yang dikutip Kedutaan Besar Ukraina di Jakarta dalam rilisnya Kamis (26/5/2022).

Hal itu, kata WSJ, bisa berupa sebuah misi pengawalan menggunakan kapal perang untuk mengawal kapal dagang bermuatan pangan kemanusiaan keluar dari Laut Hitam.

Menurut editorial tersebut, saat ini Ukraina hanya menguasai Pelabuhan Odessa, karena Pelabuhan Mariupol di Laut Azov telah dihancurkan Rusia dan saat ini sepenuhnya dikuasai aggressor tersebut. “Meski Ukraina masih menguasai Odessa, tetapi dipastikan kapal perang Kremlin tidak akan membiarkan kapal komersial masuk atau keluar dari pelabuhan Laut Hitam itu,”tulis WSJ.

Baca juga: Lithuania Serukan Koalisi Angkatan Laut untuk Kawal Gandum Ukraina

Konsekuensinya, akan ada kekurangan pasokan yang membuat harga pangan dunia meroket seiring produksi tanaman tahunan Ukraina yang selama ini mengisi persediaan, tidak bisa mencapai pasar dunia. “Ukraina, berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat, mengekspor sekitar 14 persen jagung dunia, 10 persen gandum dan 17 persen jelai,” tulis WSJ. Sekitar 50 negara bergantung pada Rusia dan Ukraina untuk setidaknya 30 persen impor gandum.

Persoalan lain, selama ini pemerintah Ukraina menuduh Rusia telah mencuri persedian gandum mereka dan bahan pangan lainnya. “Memblokir pelabuhan Ukraina dan mencuri gandum kami adalah instrumen dalam perang hibrida Rusia melawan dunia demokrasi,”tulis pemerintah Ukraina di laman resmi beberapa kementerian mereka.

“Diperkirakan ada 22 juta ton biji-bijian yang tersimpan di gudang-gudang di Ukraina saat ini, makanan yang bisa langsung digunakan untuk membantu mereka yang membutuhkan jika bisa keluar dari Ukraina,” kata Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, pekan lalu. Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa, beberapa hari kemudian menambahkan pernyataan itu, dengan mengatakan,” Rusia menggunakan kelaparan dan biji pangan untuk mengambil kekuasaan.”



Sumber Berita

Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa
Akhiri Peradaban

Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa Akhiri Peradaban


DAVOS, KOMPAS.com – Invasi Rusia ke Ukraina terancam menjadi “awal dari perang dunia ketiga” yang bisa berarti akhir dari peradaban, veteran filantropis dan mantan pemodal George Soros memperingatkan.

Dalam kritik pedasnya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekanannya dari China Xi Jinping di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Soros memperingatkan bahwa rezim otokratis sedang berkuasa dan ekonomi global sedang menuju depresi.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia | Penembakan Massal di SD Texas

“Invasi itu mungkin merupakan awal dari perang dunia ketiga dan peradaban kita mungkin tidak akan selamat darinya,” kata meningkatkan retorika suram dunia ke level baru akibat perang di Ukraina di tengah forum ekonomi dunia itu.

“Invasi ke Ukraina tidak datang tiba-tiba. Dunia semakin terlibat dalam perjuangan antara dua sistem pemerintahan yang bertentangan satu sama lain: masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup.”

Mantan pemilik hedge fund berusia 91 tahun itu mengatakan gelombang mulai berbalik melawan masyarakat terbuka, setelah serangan teroris 9/11 di AS pada 2001.

“Rezim represif sekarang sedang berkuasa dan masyarakat terbuka dikepung. . Hari ini China dan Rusia menghadirkan ancaman terbesar bagi masyarakat terbuka,” ujarnya sebagaimana dilansir Guardian pada Rabu (25/5/2022).

Soros, yang memimpin serangan keuangan spekulatif yang mendorong poundsterling keluar dari Mekanisme Nilai Tukar Eropa 30 tahun lalu, mengatakan Eropa telah merespons dengan baik krisis yang dipicu oleh invasi Rusia.

“Butuh waktu lama untuk menyelesaikan detailnya, tetapi Eropa tampaknya bergerak ke arah yang benar. Ia telah menanggapi invasi Ukraina dengan kecepatan, persatuan, dan kekuatan yang lebih besar daripada sebelumnya dalam sejarahnya.”

Baca juga: Saat Pebisnis Rusia Ramai-ramai Merapat ke Dubai, Dirasa Lebih Ramah Investor dan Minim Tekanan Sanksi

Namun dia menyorot ketergantungan Eropa pada bahan bakar fosil Rusia yang tetap berlebihan.

Sebagian besar, hal itu menurutnya terjadi karena kebijakan merkantilis (mengejar perdagangan) yang diambil mantan kanselir Jerman Angela Merkel.



Sumber Berita

Ketimpangan Gender Kian Tajam, Lebih Banyak Perempuan yang Kelaparan
Dibanding Pria

Ketimpangan Gender Kian Tajam, Lebih Banyak Perempuan yang Kelaparan Dibanding Pria

Krisis pangan yang terjadi di berbagai belahan dunia secara langsung memperburuk kehidupan manusia dan berdampak pada kesenjangan gender. Ketimpangan ini berkaitan erat dengan kerawanan pangan. Saat terjadi peningkatan ketimpangan gender maka kerawanan pangan juga meningkat.

Organisasi non-profit CARE Internasional meluncurkan studi laporan terbaru pada Kamis (4/8) yang menyebutkan bahwa dibanding tahun 2018, kini perempuan delapan kali lebih banyak mengalami kekurangan pangan jika dibandingkan laki-laki atau 150 juta lebih banyak.

Studi itu menyebutkan ketimpangan antara pria dan wanita delapan kali lebih besar jika dibandingkan tahun 2018. Ketika itu hanya ada 18 juta perempuan yang kesulitan akses pangan dibandingkan pria. Data baru ini menunjukkan adanya peningkatan hingga 840% dalam kesenjangan kelaparan berdasarkan gender.

“Wanita memiliki lebih sedikit makanan daripada pria di setiap wilayah di dunia.” tulis laporan tersebut pada akhir 2021.

Laporan itu didasarkan pada data yang ada dan kecenderungan global serta dibandingkan dengan data kesetaraan gender dan data keamanan pangan.

Direktur Eksekutif CARE Australia, Peter Walton prihatin dengan implikasi yang lebih besar dari tanda-tanda peringatan ini. Dia mengatakan situasi keamanan pangan yang memburuk ini disebabkan karena pandemi covid-19, perubahan iklim, dan perang di Ukraina.

Berbagai faktor seperti pandemi, perubahan cuaca, serta perang di Ukraina menjadi penyebab kekurangan pasokan makanan dan menyebabkan masalah pengiriman bahan makanan ke seluruh dunia sehingga mempengaruhi banyak orang.

Menurut Program Pangan Dunia, Rusia dan Ukraina menguasai 30% pasar ekspor gandum, dan 20% pasar ekspor tepung jagung.

Walton mengatakan masalah kerawanan pangan tersebut konsisten di seluruh dunia, termasuk di Australia, di mana perempuan lebih rentan mengalami kelaparan jika dibandingkan pria.

“Secara khusus, ini lebih mengkhawatirkan untuk perempuan orangtua tunggal dan perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Ini masalah global dan tentu saja Australia juga mengalami hal yang sama,” jelasnya

Tak hanya di Australia, di Asia tepatnya di Afghanistan juga terjadi bias gender dalam hal pangan. Perempuan bernama Deeba asal Afghanistan kini semakin sulit mencukupi kebutuhan keluarganya seiring dengan kenaikan harga pokok bahan makanan di seluruh dunia,

“Saya adalah kepala rumah tangga besar. Saya seorang guru. Kami hidup dengan gaji sekitar Rp640 ribu sampai Rp800 ribu sebulan namun kami hidup dengan masalah besar,” katanya kepada LSM Kemanusiaan CARE Internasional.

Menurutnya harga kebutuhan pokok makanan seperti tepung, beras dan minyak sudah naik hampir dua kali lipat sehingga semakin tidak terjangkau baginya.

Laporan yang berjudul “Keamanan Pangan dan Kesetaraan Gender” ini menemukan bahwa bahkan bila pria dan wanita ada dalam situasi kekurangan pangan, pria masih bisa mendapatkan porsi yang lebih kecil sementara perempuan tidak mendapatkan makanan sama sekali.

Sebagai contoh di Lebanon, 85% perempuan mengonsumsi porsi yang lebih kecil dibandingkan 57%  pria pada awal pandemi covid-19.

Perempuan yang tidak memiliki penghasilan dan tidak mendapatkan bantuan dari laki-laki dalam urusan rumah tangga, lebih besar kemungkinannya mengalami kerawanan pangan dan mengalami kekurangan gizi.

Menurut laporan itu, negara dengan tingkat ketimpangan gender yang tinggi meliputi Yaman, Sierra Leone dan Chad. Mereka mengalami tingkat keamanan pangan dan gizi paling rendah di dunia.

Perempuan pekerja

Laporan menyebutkan perempuan yang bekerja atau memiliki penghasilan atau secara langsung terlibat dalam kegiatan ekonomi untuk mencukupi diri sendiri lebih sedikit mengalami kesenjangan dan kerawanan pangan.

Seorang petani dari Vanuatu mengatakan kepada CARE bahwa norma gender sudah berubah dalam komunitasnya. Dia bisa mendapatkan penghasilan dengan bercocok tanam untuk dijual ke pasar setempat.

Bule, demikian nama perempuan itu, mengatakan dalam komunitasnya pria yang biasanya menjadi kepala rumah tangga sekarang sudah berubah, dan ‘anak-anak, bapak dan ibu sekarang semua sama dan bisa bekerja’

“Tidak seorang pun lebih tinggi kedudukannya dibandingkan yang lain,” tegasnya.

Dia bekerja bersama dengan perempuan lain dengan berbagi ide mengenai bagaimana mempertahankan produksi makanan dalam situasi ancaman cuaca yang bisa menghancurkan produksi mereka.

“Ketika terjadi hujan lebat, air membanjiri tanah kami. Ini menyulitkan kami karena tanaman menjadi busuk dalam air dan kami tidak memiliki apa-apa untuk dimakan,” katanya.

“Menanam di daerah perbukitan adalah tempat terbaik karena air akan turun dari dataran tinggi ke kali ketika terjadi hujan lebat. Bercocok tanam di tanah yang datar sangat buruk. Ini seperti kita harus menyelam ketika memanen tanaman,” lanjutnya.

Laporan CARE menyebutkan di dalam rumah tangga yang perempuannya bekerja dapat menghilangkan masalah kerawanan hingga 11%. Perempuan yang bisa menambah penghasilan rumah tangga juga bisa meningkatkan kesehatan anak-anak dan mengurangi kekurangan gizi.

Peter Walton mengatakan pemerintah Australia sudah berkomitmen mengeluarkan dana Rp1,5 Triliun untuk memerangi krisis pangan dengan mendukung program dengan sasaran perempuan dan remaja putri. “Kita tidak seharusnya berbicara mengenai kelaparan di tahun 2022,” katanya.

Akan tetapi, di luar semua bantuan dan program pemerintah, faktor yang paling penting untuk dicapai dalam memerangi kesenjangan adalah menyediakan akses pendidikan bagi perempuan.(M-4)





Sumber Berita

Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa
Akhiri Peradaban

Invasi Ukraina Mungkin Jadi Awal Perang Dunia Ketiga, jika Pecah Bisa Akhiri Peradaban


DAVOS, KOMPAS.com – Invasi Rusia ke Ukraina terancam menjadi “awal dari perang dunia ketiga” yang bisa berarti akhir dari peradaban, veteran filantropis dan mantan pemodal George Soros memperingatkan.

Dalam kritik pedasnya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekanannya dari China Xi Jinping di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Soros memperingatkan bahwa rezim otokratis sedang berkuasa dan ekonomi global sedang menuju depresi.

Baca juga: POPULER GLOBAL: Ukraina Bombardir Pangkalan Rusia | Penembakan Massal di SD Texas

“Invasi itu mungkin merupakan awal dari perang dunia ketiga dan peradaban kita mungkin tidak akan selamat darinya,” kata meningkatkan retorika suram dunia ke level baru akibat perang di Ukraina di tengah forum ekonomi dunia itu.

“Invasi ke Ukraina tidak datang tiba-tiba. Dunia semakin terlibat dalam perjuangan antara dua sistem pemerintahan yang bertentangan satu sama lain: masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup.”

Mantan pemilik hedge fund berusia 91 tahun itu mengatakan gelombang mulai berbalik melawan masyarakat terbuka, setelah serangan teroris 9/11 di AS pada 2001.

“Rezim represif sekarang sedang berkuasa dan masyarakat terbuka dikepung. . Hari ini China dan Rusia menghadirkan ancaman terbesar bagi masyarakat terbuka,” ujarnya sebagaimana dilansir Guardian pada Rabu (25/5/2022).

Soros, yang memimpin serangan keuangan spekulatif yang mendorong poundsterling keluar dari Mekanisme Nilai Tukar Eropa 30 tahun lalu, mengatakan Eropa telah merespons dengan baik krisis yang dipicu oleh invasi Rusia.

“Butuh waktu lama untuk menyelesaikan detailnya, tetapi Eropa tampaknya bergerak ke arah yang benar. Ia telah menanggapi invasi Ukraina dengan kecepatan, persatuan, dan kekuatan yang lebih besar daripada sebelumnya dalam sejarahnya.”

Baca juga: Saat Pebisnis Rusia Ramai-ramai Merapat ke Dubai, Dirasa Lebih Ramah Investor dan Minim Tekanan Sanksi

Namun dia menyorot ketergantungan Eropa pada bahan bakar fosil Rusia yang tetap berlebihan.

Sebagian besar, hal itu menurutnya terjadi karena kebijakan merkantilis (mengejar perdagangan) yang diambil mantan kanselir Jerman Angela Merkel.



Sumber Berita

Ini Beda Awal Kemunculan Covid vs Hepatitis Akut dari Eks WHO

Ini Beda Awal Kemunculan Covid vs Hepatitis Akut dari Eks WHO

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Penyakit hepatitis akut misterius yang sedang melanda dunia telah masuk ke Indonesia. Kabar terbaru, ada 21 orang di DKI Jakarta yang diduga terinfeksi penyakit misterius tersebut.

Hal ini membuat masyarakat mulai khawatir apakah ada kemungkinan penyakit ini akan berkembang seperti pandemi Covid-19.

Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia TenggaraTjandra Yoga Aditama menjelaskan beda awal munculnya Covid-19 dan hepatitis misterius.

Ia menyebut hanya butuh waktu sebulan, WHO langsung mengklasifikasikan Corona sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia.

“Covid-19 pertama terdeteksi oleh WHO pada 31 Desember 2019, waktu itu namanya tentu belum Covid-19, namanya masih Pneumonia of Unknown Cause, pneumonia/radang paru yang belum diketahui penyebabnya. Satu bulan kemudian, pada 30 Januari 2020, penyakit ini oleh WHO sudah dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) [Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia], sesuai aturan International Health Regulation (IHR),” jelas Tjandra, dikutip dari Detikcom, Jumat (13/5/2022).

“Pada 30 Januari 2020 itu, atau sebulan sesudah dideteksi maka sudah ada hampir 20 ribu kasus konfirmasi dan suspek, tepatnya 19.961. Juga sudah ditemukan bukti adanya penularan antarmanusia. Lalu, karena kasus terus berkembang dengan berbagai dimensinya maka pada pada 11 Maret 2020 Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO,” lanjutnya.

Menurut Tjandra, ini jelas berbeda dengan yang terjadi pada hepatitis akut misterius. Sebab, sudah lebih dari sebulan jumlah kasus probable hepatitis akut misterius di dunia tidak sebanyak Covid-19.

“Sementara ‘acute hepatitis of unknown aetiology‘ [istilah yang senada dengan Pneumonia of Unknown Cause di awal Januari 2020 untuk Covid-19] atau hepatitis/radang hati akut yang belum jelas penyebabnya ini mulai dideteksi WHO pada 5 April 2022. Sesudah lebih dari sebulan berjalan, jumlah kasus probable di dunia sekitar 300-an,” ungkapnya.

Berdasarkan data per 10 Mei, lanjut Tjandra, tercatat 348 kasus probable dari 21 negara di dunia. Sebanyak 26 di antaranya memerlukan transplantasi hati.

“Di sisi lain, juga belum ada informasi yang jelas tentang ada tidaknya penularan antar manusia. Tentu saja sampai sekarang hepatitis akut berat ini belum dinyatakan sebagai PHEIC, karena masih membutuhkan data ilmiah yang lebih jelas lagi,” kata Prof Tjandra.

Maka dari itu, Prof Tjandra mengatakan Covid-19 dan hepatitis akut misterius ini sangat berbeda. Meski tidak seperti Covid-19, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melakukan antisipasi.

“Walaupun demikian, kita semua tentu perlu waspada penuh dan melakukan antisipasi memadai, jangan abai tetapi juga jangan pula panik. Lakukan penanggulangan sejalan perkembangan ilmu yang ada, dan beri penjelasan menyeluruh pada masyarakat luas.” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]


(Intan Rakhmayanti Dewi/dem)


[ad_2]
Panduanku Sehat

Sumber

5 Orang Muslim Terkaya di Dunia versi Forbes

5 Orang Muslim Terkaya di Dunia versi Forbes

[ad_1]

Jakarta, CNN Indonesia

Jajaran orang terkaya di dunia didominasi oleh elite asal Amerika Serikat (AS) seperti Elon Musk, Jeff Bezos, Warren Buffett, hingga Bill Gates. Namun, tak banyak yang tahu, sebenarnya, banyak juga orang terkaya yang berasal dari orang-orang muslim di berbagai negara.

Seperti dari Nigeria, India, hingga Indonesia. Konglomerat tersebut berasal dari berbagai industri yang mencakup banyak sektor.

Wajar, apabila mereka berhasil menduduki posisi orang terkaya di dunia. Forbes, majalah asal AS, juga telah mencatat nama-nama orang muslim yang memiliki harta kekayaan hingga miliaran dolar AS.

Lantas, siapa saja muslim yang menghuni jajaran tersebut? Berikut ulasannya.

1. Aliko Dangote

Dilansir Forbes Real-Time Billionaires, Selasa (26/4), CEO Dangote Group Aliko Dangote merupakan pria muslim terkaya seantero Afrika dengan kekayaan mencapai US$14,5 miliar atau setara Rp209 triliun (kurs Rp14.432 per dolar AS).

Pria dengan kewarganegaraan Nigeria tersebut kini menduduki posisi dua ratus besar atau tepatnya ke-130 sebagai orang terkaya di dunia.

Sumber kekayaannya ialah bisnis semen Dangote Cement. Perusahaan ini sekaligus menjadi perusahaan semen terbesar di Afrika dengan produksi 48,6 juta ton semen per tahun, serta menguasai pangsa pasar semen hingga 85 persen.

Dangote pun mengembangkan sayap bisnisnya ke produk pupuk yang baru dimulai pada pertengahan tahun lalu. Selain itu, ia juga membangun kilang minyak bernama Dangote Refinery yang diklaim akan menjadi yang terbesar di dunia.

2. Azim Premji

Azim Premji merupakan seorang muslim asal Gujarat, India, yang memiliki kekayaan hingga US$9,5 miliar atau setara Rp137 triliun.

Azim merupakan pendiri Wipro, perusahaan yang bergerak di bidang software, yang menjadi salah satu pemain piranti lunak terbesar di India. Sebelumnya, ia pernah mengenyam pendidikan di Stanford University, AS, namun harus kandas setelah sang ayah meninggal dunia.

Perusahaan tersebut bahkan memiliki innovation centre di Silicon Valley dan fokus pada pengembangan teknologi baru serta berkolaborasi dengan start up di sana. Saat ini, pucuk pimpinan Wipro dilanjutkan oleh sang anak Rishad Premji.

Dengan kekayaan sebesar itu, Azim Premji menduduki posisi orang terkaya ke-206 di dunia dan ke-18 di India.

[Gambas:Video CNN]

Chairul Tanjung, Orang Muslim Terkaya dari RI


BACA HALAMAN BERIKUTNYA



[ad_2]
Sumber

Eks Petinggi WHO Jelaskan Beda Awal Munculnya COVID-19 Vs Hepatitis
Misterius

Eks Petinggi WHO Jelaskan Beda Awal Munculnya COVID-19 Vs Hepatitis Misterius

[ad_1]

Jakarta

Kasus hepatitis akut misterius yang terdeteksi terus bertambah. Hal ini membuat masyarakat mulai khawatir apakah ada kemungkinan penyakit ini akan berkembang seperti pandemi COVID-19.

Menanggapi ini, Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama menjelaskan beda awal munculnya COVID-19 dan hepatitis misterius. Prof Tjandra menjelaskan dalam waktu sebulan, WHO langsung mengklasifikasikan Corona sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia.

“COVID-19 pertama terdeteksi oleh WHO pada 31 Desember 2019, waktu itu namanya tentu belum COVID-19, namanya masih Pneumonia of unknown cause, pneumonia/radang paru yang belum diketahui penyebabnya. Satu bulan kemudian, pada 30 Januari 2020, penyakit ini oleh WHO sudah dinyatakan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) (Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan dunia), sesuai aturan International Health Regulation (IHR),” jelas Prof Tjandra dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom dan ditulis Kamis (12/5/2022).

“Pada 30 Januari 2020 itu, atau sebulan sesudah dideteksi maka sudah ada hampir 20 ribu kasus konfirmasi dan suspek, tepatnya 19.961. Juga sudah ditemukan bukti adanya penularan antar manusia. Lalu, karena kasus terus berkembang dengan berbagai dimensinya maka pada pada 11 Maret 2020 COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO,” lanjutnya.

Menurut Prof Tjandra, ini jelas berbeda dengan yang terjadi pada hepatitis akut misterius. Sebab, sudah lebih dari sebulan jumlah kasus probable hepatitis akut misterius di dunia tidak sebanyak COVID-19.

“Sementara ‘Acute hepatitis of unknown aetiology’ (istilah yang senada dengan Pneumonia of Unknown Cause di awal Januari 2020 untuk COVID-19) atau hepatitis/radang hati akut yang belum jelas penyebabnya ini mulai dideteksi WHO pada 5 April 2022. Sesudah lebih dari sebulan berjalan, jumlah kasus probable di dunia sekitar 300-an,” bebernya.

Berdasarkan data per 10 Mei, lanjut Prof Tjandra, tercatat 348 kasus probable dari 21 negara di dunia. Sebanyak 26 di antaranya memerlukan transplantasi hati.

“Di sisi lain, juga belum ada informasi yang jelas tentang ada tidaknya penularan antarmanusia. Tentu saja sampai sekarang hepatitis akut berat ini belum dinyatakan sebagai PHEIC, karena masih membutuhkan data ilmiah yang lebih jelas lagi,” kata Prof Tjandra.

Maka dari itu, Prof Tjandra mengatakan COVID-19 dan hepatitis akut misterius ini sangat berbeda. Meski tidak seperti COVID-19, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan melakukan antisipasi.

“Walaupun demikian, kita semua tentu perlu waspada penuh dan melakukan antisipasi memadai, jangan abai tetapi juga jangan pula panik. Lakukan penanggulangan sejalan perkembangan ilmu yang ada, dan beri penjelasan menyeluruh pada masyarakat luas,” pungkasnya.

Simak Video “Bakal Ada Studi Multi-Negara untuk Ungkap Penyebab Hepatitis Misterius
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)


[ad_2]
Panduanku Sehat

Sumber

Daftar Tokoh Disabilitas yang Menginspirasi Dunia, Nomor 6 Karya
Seninya Dibeli Museum Louvre Paris

Daftar Tokoh Disabilitas yang Menginspirasi Dunia, Nomor 6 Karya Seninya Dibeli Museum Louvre Paris

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Sejumlah tokoh disabilitas di dunia berikut menginspirasi banyak orang. Di mana mereka membuktikan keterbatasan yang terdapat pada diri bukanlah menjadi alasan untuk berhenti berkarya.

Di balik keterbatasan itu, ada potensi yang membuat mereka unggul dari orang lain. Berikut tujuh tokoh disabilitas yang menginspirasi dunia.

Tokoh Disabilitas yang Menginspirasi 

1. Thomas Alva Edison

Thomas Alva Edison dikenal karena penemuannya yang fenomenal, yaitu lampu pijar, yang pengembangannya dirintis sejak 1878. Di samping itu, Edison juga tercatat telah memiliki 1.000 hak paten. Hasil temuan tersebut menjadi sumbangsihnya yang mengubah dunia dan telah dinikmati masyarakat di berbagai penjuru.

Namun, di balik kesuksesannya itu, Edison memiliki cerita pahit. Pada tahun 1861 ia kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Kekurangan yang dimilikinya saat itu tak membuat Edison patah semangat, sehingga tetap mampu memberikan karya terbaiknya.

2. Stephen Hawking

Seorang tokoh astrofisikawan dan fisikawan teoretis terkemuka di dunia, Stephen Hawking, mengalami keterbatasan fisik sejak umur 21 tahun. Ia mengidap Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau penyakit neuron motorik sehingga membatasi ruang geraknya.

Meskipun puluhan tahun hidupnya dijalani dengan keterbatasan, Hawking tidak patah semangat menjadi peneliti dan profesor yang berjasa besar untuk dunia. Bahkan, kisahnya pernah diangkat ke layar bioskop dalam film “The Theory of Everything”.



Sumber Berita

Selain Elon Musk, Ini Miliarder yang Kuasai Media-media Besar di Dunia

Selain Elon Musk, Ini Miliarder yang Kuasai Media-media Besar di Dunia

[ad_1]

KOMPAS.com – Pengambilalihan Twitter oleh Elon Musk memperlihatkan “perkembangan mengerikan” dari gairah para miliarder, untuk meningkatkan pengaruh politik mereka, menurut analis terkemuka Inggris Pendiri Enders Analysis, Claire Enders.

Menurutnya, trend pembelian media terbesar dan paling berpengaruh di dunia oleh orang super kaya ini telah lama terjadi. Ini tak lain menjadi cara untuk membantu mendorong agenda mereka.

Baca juga: Elon Musk Ingin Perluas Jangkauan Twitter, Karyawan yang Tak Nyaman Dipersilakan Resign

“Ini pertanda lain bahwa orang super kaya ingin mengontrol aset yang memberi mereka tingkat kekuatan ekstra. Apa pun yang mereka katakan, itulah alasan mengapa mereka membelinya,” ujarnya dilansir dari Guardian pada Selasa (3/4/2022).

Ironisnya, kata dia, sekarang justru tidak biasa bagi media berita besar untuk tidak dimiliki oleh seorang miliarder.

“Itulah sebabnya Guardian (dimiliki oleh Scott Trust independen), Financial Times (dimiliki oleh grup media Jepang milik karyawan Nikkei) dan BBC secara konsisten terbukti sebagai merek berita paling terpercaya,” kata dia.

Berikut ini daftar miliarder yang sekarang menguasai media besar dunia:

Baca juga: Media Rusia: Ukraina Rencanakan Serangan Balasan pada Akhir Juni

Elon Musk

Minggu lalu, orang terkaya di dunia ini akhirnya mencapai kesepakatan untuk membeli Twitter, media pilihan jurnalis dan politisi untuk berbagi cerita, seharga 44 miliar dollar AS (Rp 637,95 triliun).

Dalam janjinya, CEO Tesla yang total kekayaannya mencapai 252 miliar dollar AS (Rp 3,6 kuadriliun) ini mengatakan akan membuka “potensi luar biasa” dari media sosial ini, untuk meningkatkan kebebasan berbicara dan demokrasi di seluruh dunia.

Jeff Bezos

Pendiri Amazon dan orang terkaya kedua di dunia (dengan kekayaan 169 miliar dollar AS setara Rp 2,4 kuadriliun), membeli Washington Post seharga 250 juta dollar AS pada 2013.

Soal keputusannya membeli media itu, dia mengatakan: “Saya harus melakukan pertimbangan mendalam … Apakah saya benar-benar ingin terlibat dengan ini? Saya mulai menyadari bahwa ini adalah institusi yang penting.”

[ad_2]
Sumber

Gigitan Si Poleng Mulai Renggut Korban Jiwa di Karangasem

Gigitan Si Poleng Mulai Renggut Korban Jiwa di Karangasem

[ad_1]

Salah satu kerabat korban menunjukan foto Kadek Sudika dalam ponselnya

KARANGASEM-Tingginya angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Karangasem, mulai menyebabkan korban jiwa. Seorang bocah berusia 11 tahun asal Banjar Timbul, Desa Bungaya Kecamatan Bebandem, dilaporkan meninggal dunia, Rabu (11/5), setelah dua hari opname di Rumah Sakit Bali Med, Karangasem.

Korban gigitan Si Poleng itu bernama I Kedek Sudika, murid kelas V SD Negeri 3 Bungaya, Bebandem. Dia meninggal dunia setelah sehari mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU rumah sakit swasta tersebut.

“Awalnya dikira sakit demam biasa,makanya dikasih paracetamol saja dan dijak menjenguk Ni Luh Nita Dewi yang yang dirawat Rumah Sakit Bali Med sejak tiga hari lalu karena positif DBD. Saat dicek kesehatannya, Kadek juga dinyatakan terjangkit,” terang kerabat korban.

Anak kedua I Wayan Juwena, dinyatakan positif meninggal dunia karena gigitan nyamuk aedes aegypti sekitar pukul 05.30 Wita.

Dipihak lain, Kadek Wirta angggota DPRD Karangasem asal Desa Bungaya, membenarkan ada warganya yang meninggal dunia karena DBD.

“Ya benar korban yang meninggal dunia baru diketahui terjangkit DBD saat diajak menjenguk kakaknya ke rumah sakit,” ucap Wirta di temui usai menghadiri sidang paripurna pengesahan Perda Narkotika.

Wirta mengatakan, kasus warga positif terjangkit DBD di desanya sangat tinggi. Dari data yang dikantongi sudah ada 15 orang warga yang dinyatakan positif kena gigitan nyamuk poleng. Ke-15 warga yang dinyatakan positif DBD itu, berasal dari empat banjar berbeda, yakni Banjar Beji, Banjar Desa, Darmakarya dan Banjar Timbul.

“Sebelum korban meninggal dunia, Dinas Kesehatan sudah melakukan fogging dan berlanjut hingga kemarin. Meminalisir terjadinya tambahan kasus, kami bersama warga juga akan membersihkan sanitasi yang ada di desa,” ungkap Wirta.

Kadis Kesehatan Karangasem I Gusti Bagus Putra Pertama, saat dikonfirmasi wartawan, mengaku belum belum ada laporan resmi terkait pasien meninggal akibat DBD. Kendati demikain pihaknya memnbenarkan bahwa pasien Sudiastika meninggal akibat terjangkit DBD.

“Kasus kematian akibat DBD ini yang pertama. Kami berharap kasusnya berhenti sampai disini saja dan tidak ada korban tambahan lagi,” pungkasnya.

Putra Peertama mengakui, tahun ini kasus DBD di wilayhanya mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Tahun ini DBD mencapai 314 kasus. Bulan Januari tercatat ada 81 kasus, Februari 62 kasus, Maret 52 kasus, April 100 kasus dan Mei sampai mencapai 19 kasus.

“Peningkatan kasus yang ada melebihi kasus DBD tahun 2021 sebanyak 185 kasus,” pungkasnya. (wat/jon)



[ad_2]
Panduanku Sehat

Sumber

Beras Bansos dan Krisis Pangan

Beras Bansos dan Krisis Pangan

TERUNGKAPNYA penguburan beras bantuan sosial atau bansos berkarung-karung di Kota Depok memberi catatan buruk di bidang distribusi pangan.

Diduga beras yang berjumlah satu ton itu dikubur karena sudah mengalami penurunan mutu. Karena itu, tak layak lagi diberikan kepada masyarakat penerima bansos.

Tragedi ini mengingatkan kita pada kejadian serupa pada 2019, yakni kasus membusuknya stok beras Perum Bulog sebanyak 20 ribu ton. Beras yang berpotensi menjadi sampah makanan itu seharusnya dapat memberi makan ratusan ribu orang selama setahun. Pola konsumsi masyarakat Indonesia yang masih berbasis beras membuat pemerintah terus berupaya untuk memenuhinya melalui bantuan sosial. Sayangnya, sebagian beras bansos itu sudah menurun kualitasnya sebelum sampai kepada yang membutuhkan.

 

 

Urutan kedua

Masyarakat Indonesia disebut pembuang makanan terbanyak kedua setelah Arab Saudi. Sebutan ini semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai salah satu negara paling banyak membuang makanan dengan temuan beras bansos berkarung- karung yang dikubur di Depok. Hal ini menjadi sinyal penting di saat Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan bahwa kita saat ini mengalami krisis pangan global. Diperkirakan 800 miliar jiwa penduduk dunia, termasuk Indonesia, terancam kelaparan berat akibat krisis pangan saat ini.

Pola distribusi pangan di Indonesia yang relatif buruk mendorong produksi sampah makanan (food waste) meningkat setiap tahun. Laporan Econo mist Intelligence Unit (EIU) 2017 yang mencatat Indonesia di peringkat kedua penghasil sampah makanan terbanyak di dunia menjadi bentuk keprihatinan bersama. Pasalnya, kita termasuk negara pengimpor lebih dari 60% kebutuhan bahan makanan. Namun, di sisi lain, prinsip berbagi menghargai setiap produk makanan dan tidak ingin makanan menjadi sampah belum menjadi gaya hidup masyarakat.

Konon, setiap orang di Indonesia diperkirakan membuang makanan sekitar 300 kg per tahun. Tidak sulit menemukan sisa-sisa makanan di sekitar kita. Jika rajin memeriksa tempat sampah makanan di rumah, restoran dan hotel akan ditemukan sisa makanan berupa sayur, buah, daging, ikan, dan minuman, yang sesungguhnya masih bisa dipilah untuk digunakan kembali.

Fakta yang menyedihkan dan tidak berkeadilan ini mengingatkan kita kepada sebagian warga miskin yang masih sulit memperoleh makanan. Bahkan, satu dari tiga balita di Indonesia mengalami stunting (tengkes) alias gagal tumbuh akibat defi sit gizi dan kelaparan. Di sisi lain, kita membuang makanan terlalu banyak di tengah orang kelaparan di dunia yang berjumlah sekitar 800 juta orang.

Berdasarkan data terkini, pesta pernikahan menyumbangkan sampah makanan terbesar. Dengan budaya jorjoran saat pesta karena takut atau panik jika kurang, sekaligus simbol status sosial, makanan kerap disediakan berlebihan. Bahkan, terkadang pihak keluarga penyelenggara pesta enggan mengurusinya dan nasib kelebihan makanan berakhir di tong sampah. Tak hanya pesta, sampah makanan juga disumbangkan oleh hotel, restoran, katering, dan ritel. Cara meng onsumsi orang— lapar mata saat kondangan, misalnya—turut memperburuk keadaan ini. Mengambil secara berlebih di piring, tetapi hanya dicicipi ala kadarnya menjadi model zaman now mengonsumsi makanan di pesta.

 

 

Disia-siakan

Pertanyaan yang kerap mengemuka ialah bagaimana memberi makan penduduk dunia dengan cara yang lebih baik seperti yang tertuang dalam tujuan SDGs 2030? Mengurangi angka kelaparan setengah dari yang sekarang menjadi tujuan pembangunan pertanian berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Menaikkan produksi pertanian merupakan salah satu solusi praktis dengan membuka kawasan pangan atau food estate. Namun, cara ini mendorong persaingan untuk pemanfaatan lahan, air, dan energi. Masalah ini terkait pola pikir yang harus menempatkan makanan sebagai SDA yang tidak boleh disia-siakan.

Cara lain yang lebih elegan ialah menempatkan pangan itu secara berkeadilan dengan mengurangi jumlah makanan yang terbuang. Sampah makanan baik itu bersumber dari buah dan sayur ataupun produk pangan olahan lainnya, seperti beras berimplikasi pada sumber daya pertanian yang disia-siakan. Lahan yang diperuntukkan untuk menanam, air bersih, pupuk, bibit dan benih, bahan bakar, dan pestisida terbuang secara percuma. Secara global, dengan ekspektasi pertambahan penduduk dunia menjadi 9 miliar pada 2050, produksi makanan yang tidak dikonsumsi ini, Stuart (2009) dalam bukunya Waste: Uncovering the Global Food Scandal menyebut, sungguh sebuah ketidakadilan, dan kita menanggung dosa atas kesalahan pemanfaatan SDA ini.

Bagaimana proses hilangnya hampir sepertiga dari seluruh produksi makanan dunia? Sekadar contoh di negara berkembang, sebagian besar lenyap saat pasca panen akibat minim fasilitas penyimpanan, pelayanan pengangkut an, gudang dan alat pembeku. Sebagai perbandingan, negara maju membuang lebih banyak makanan di rantai suplai saat pelaku usaha memesan produk pertanian. Selain itu, memajang lebih banyak dan relatif lebih lama membiarkan makanan terlalu banyak di lemari pendingin dan membuang sebelum masa kedaluwarsa.

Schanes dkk (2018) menyebutkan dalam artikelnya, bertajuk Food Waste Matters – A Systematic Review of Household Food Waste Practices and Their Policy Implications, bahwa mengurangi sampah makanan, selain bermanfaat mengawal keseimbangan lingkungan, dengan mereduksi limpahan GRK di atmosfer, juga dapat membantu menjaga swasembada pangan. Pangan yang seharusnya terbuang dapat di daur ulang untuk dimanfaatkan kembali.

Penangangan secara baik pada level pascapanen dapat mengurangi kerugian secara kuantitatif pada buah, sayuran, dan biji-bijian akibat proses pembusukan menjadi langkah prioritas jika dibandingkan kerugian secara kualitatif, seperti preferensi konsumen. Sementara di negara-negara maju, ketidakpuasan konsumen karena produk kurang bermutu menghasilkan jumlah sampah makanan lebih besar jika dibandingkan karena kehilangan pascapanen. Sekadar contoh, warga AS membuang 30 hingga 40% makanan karena tidak sesuai mutu yang diinginkan (Sibuea, 2020).

Fakta itu sesungguhnya menggugah kita untuk mau menjembatani antara yang berkelebihan makanan dan yang berkekurangan. Dengan mengutip data dari Waste4Change, hampir 13 juta ton makanan di RI yang terbuang setiap tahun itu bisa memberi makan sekitar 28 juta orang. Para pekerja sosial atau sukarelawan kini semakin banyak bertugas menghubungkan makanan berlebih dengan orang berkekurangan makan. Banyak pihak sebetulnya memiliki sumber daya, tetapi kebingungan menyalurkannya. Koneksi itu penting sebagai kekuatan untuk mengelola bahan-bahan pangan yang terbuang.

Di sisi lain, sampah organik skala kecil misalnya, masih bisa dikelola untuk kompos. Namun, itu hanyalah menyelesaikan masalah hilir. Di hulu sering belum tersentuh. Hingga saat ini, belum ada kebijakan yang dirancang secara membumi yang melihat sampah makanan ini sebagai potensi ekonomi. Ia bisa dikonversi menjadi sumber energi hijau yang ramah lingkungan.

Masalah makanan berlebih ialah masalah pola pikir. Zaman dulu, orangtua akan marah atau menegur anaknya dengan keras jika makanan tak dihabiskan. Ia lalu menjelaskan nilai luhur sebutir nasi. Sekarang, kearifan itu pudar seiring kesejahteraan keluarga yang meningkat. Penghargaan kepada makanan – sebutir nasi – menurun drastis sehingga pangan yang berkeadilan itu masih sulit dicapai.

Merevitalisasi nilai luhur sebutir nasi menjadi penting di tengah negeri kita yang masih belum sepenuhnya lepas dari tantangan kelaparan yang dialami penduduknya. Global Hunger Index 2021 menyebut Indonesia menempati urutan ke-73 dari 116 negara dalam hal kelaparan. jauh dari peringkat ideal. Fenomena beras bansos yang dibuang menjadi sampah itu biarlah ceritanya kita kubur untuk tidak terulang kembali.





Sumber Berita

Sampai di Jakarta, Mesut Ozil Langsung Minum Jamu Kunyit Asam, Supaya
Kuat Mental Ketemu Shin Tae-yong? : Okezone Bola

Sampai di Jakarta, Mesut Ozil Langsung Minum Jamu Kunyit Asam, Supaya Kuat Mental Ketemu Shin Tae-yong? : Okezone Bola


GELANDANG Fernerbahce, Mesut Ozil, sudah sampai di Jakarta pada Selasa 24 Mei 2022 malam WIB. Sesampainya di Jakarta, eks gelandang Timnas Jerman itu langsung mengonsumsi berbagai macam jamu.

Hal itu terlihat dalam stories di akun Instagram-nya, @m10_official. Mesut Ozil memvideokan berbagai jamu yang ada di depannya.


Mesut Ozil

(Mesut Ozil langsung minum jamu sesampainya di Jakarta)

Sebut saja jamu kunyit asam, ginger lemongrass dan signature jamu. Alasan Mesut Ozil minum jamu apakah supaya kuat mental saat bertemu dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong?

Sejauh ini memang belum diagendakan pertemuan antara Mesut Ozil dan Shin Tae-yong. Namun, keduanya memang dikenal sempat bertemu, tepatnya di Piala Dunia 2018 saat Mesut Ozil masih memperkuat Timnas Jerman, dan Shin Tae-yong membesut Timnas Korea Selatan.

Saat itu, Korea Selatan sudah tak mungkin lolos ke 16 besar karena selalu kalah dalam dua laga awal. Kala itu, Taeguk Warriors –julukan Korea Selatan– tumbang 0-1 dari Swedia dan ditumbangkan Meksiko 1-2. Di sisi lain, Timnas Jerman asuhan Joachim Low membutuhkan kemenangan demi lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018.

Namun, Shin Tae-yong tidak memberi ruang kepada Jerman untuk memenangkan pertandingan. Juru taktik yang membawa Seongnam Ilhwa Chunma juara Liga Champions Asia 2010 itu menerapkan strategi bertahan total.

Mengandalkan pola 4-4-2, sekira 8-10 pemain Korea Selatan berada di area kotak penalti mereka sendiri. Tak heran secara penguasaan bola Jerman jauh lebih unggul, yakni 76 persen berbanding 24 persen milik Korea Selatan.

Shin Tae-yong

(Shin Tae-yong bawa Korea Selatan kalahkan Jerman di Piala Dunia 2018)

Tak kunjung menembus pertahanan Korea Selatan, Timo Werner dan kawan-kawan terlihat frustrasi. Hal inilah yang dimanfaatkan betul oleh Korea Selatan. Lewat strategi serangan balik, Korea Selatan di luar dugaan menang 2-0 atas Jerman!

Kalah 0-2 dari Korea Selatan membuat Jerman gagal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018. Jerman pun melanjutkan tradisi yang berlaku sejak Piala Dunia 2006. Sejak Piala Dunia 2006, tim yang berstatus juara bertahan selalu rontok di fase grup.

Terlepas dari itu, agenda utama Mesut Ozil di Jakarta adalah berkolaborasi dengan salah satu brand olahraga, Concave. Sekadar diketahui, Mesut Ozil berstatus sebagai brand ambassador produk olahraga tersebut.



Sumber Berita

Gegara Ini, Elon Musk Sampai Disebut 'Orang' Terkuat di Dunia

Gegara Ini, Elon Musk Sampai Disebut 'Orang' Terkuat di Dunia

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Elon Musk disebut sebagai orang terkuat di dunia versi CNN Business. Bukan tanpa alasan, sebab dia berhasil menguasai tiga perusahaan besar dunia.

Dia tercatat sebagai CEO Tesla, yang merupakan perusahaan mobil paling berharga di dunia. Ada juga SpaceX, yang bergerak di industri transportasi antariksa.

Terakhir diketahui dia membeli Twitter. Berikut rangkuman misi Elon Musk pada ketiga perusahaan itu, dikutip Sabtu (30/4/2022):

Twitter

Elon Musk mengakuisisi Twitter senilai Rp 635 triliun. Twitter diketahui merupakan salah satu raksasa jejaring sosial dunia.

Namun nampaknya Elon Musk tak begitu setuju dengan hukuman pemblokiran pengguna secara permanen. Dia lebih memilih adanya batasan waktu.

“Jika ragu, biarkan pidato itu ada,” kata Elon Musk, dalam konferensi Ted sebelum resmi membeli Twitter.

“Jika itu wilayah abu-abu, saya akan mengatakan biarkan tweet itu ada. Namun jelas dalam kasus di mana mungkin banyak kontroversi, Anda tidak perlu mempromosikan tweet itu”.

Elon Musk hingga sekarang belum buka suara nasib orang-orang yang diblokir oleh Twitter. Termasuk Donald Trump yang dianggap berperan dalam kerusuhan awal tahun lalu.

Donald Trump sendiri mengatakan ogah kembali ke Twitter. Meskipun platform tersebut mencabut larangan dan mengizinkan dia kembali.

[ad_2]
Sumber

Copyright © Kang Badar. All rights reserved.
Back To Top