Profesional Kesehatan Seluruh Dunia Desak Dipenuhinya Perjanjian Paris

KBRN, Dubai: Para profesional kesehatan seluruh dunia menyerukan kepada pemerintah-pemerintah untuk memenuhi komitmennya mewujudkan Perjanjian Paris. Ini karena kelambanan aksi terhadap perubahan iklim menyebabkan banyak korban jiwa dan berdampak pada kesehatan setiap harinya. 

Pernyataan itu muncul dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB 2023 (COP28), Sabtu (2/12/2023). Lebih 40 juta profesional kesehatan seluruh dunia bergabung dalam seruan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tersebut.

Mereka juga mendesak mempercepat penghapusan bahan bakar fosil. Mereka juga meminta negara-negara meningkatkan ambisinya terhadap masa depan umat manusia yang lebih sehat, adil, dan hijau.

“Dalam menghadapi tantangan mendesak yang ditimbulkan oleh kesehatan dan perubahan iklim, para profesional kesehatan bersatu dalam setiap upaya untuk meningkatkan hasil kesehatan dan mengatasi krisis iklim. Hal ini menginspirasi kita semua untuk berkontribusi demi dunia yang lebih sehat dan berketahanan untuk generasi mendatang,” kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

Menteri Kesehatan dari seluruh dunia mendukung Deklarasi COP28 tentang Iklim dan Kesehatan, yang didukung 120 negara. Hal ini menyoroti dampak buruk perubahan iklim terhadap kesehatan.

Isinya juga menekankan peran penting Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) dan Perjanjian Paris. Ini termasuk menggarisbawahi kebutuhan mendesak bekerja sama dalam menghadapi hubungan antara perubahan iklim dan kesehatan. 

Dalam keterangan yang dikeluarkan WHO, saat ini sektor kesehatan baru menerima 0,5 persen pendanaan iklim global. Sementara, sektor kesehatan memerlukan peningkatan sumber daya yang besar. 

“Ketika sektor kesehatan menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, diperlukan tindakan segera untuk menjembatani kesenjangan keuangan yang besar. Dengan melipatgandakan pendanaan, kami memperkuat kapasitas sektor ini untuk berinovasi, beradaptasi, dan memberikan layanan yang optimal, memastikan infrastruktur layanan kesehatan yang tangguh menghadapi tantangan saat ini dan ketidakpastian di masa depan,” tulis WHO dalam pernyataannya.

COP28 diselenggarakan pada 30 November hingga 12 Desember 2023 di Expo City, Dubai, Uni Emirat Arab. Konferensi diadakan setiap tahun sejak perjanjian iklim PBB pertama pada tahun 1992. 

Konferensi COP dimaksudkan agar pemerintah menyepakati kebijakan membatasi kenaikan suhu global. Ini termasuk kemampuan pemerintah beradaptasi terhadap dampak yang terkait dengan perubahan iklim.



Sumber

About Badarcom

Check Also

Kumpulan Ucapan Peringatan Isra Mikraj untuk Unggahan Medsos

KBRN, Jakarta: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW diperingati setiap 27 Rajab, tepatnya diperingati hari ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro

Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Powered By
100% Free SEO Tools - Tool Kits PRO