Kangbadar.com - Pada tes di Portimao hari Sabtu, pebalap berusia 27 tahun itu menempatkan dirinya sebagai pusat perhatian sebagai pilot HRC terbaik dan pada hari Minggu ia juga berada dalam jarak serang di posisi ke-15.
Sementara ia mengungguli rekan setimnya di LCR Takaaki Nakagami (20), Rins hanya seperseratus detik di belakang duo Repsol-Honda Joan Mir (13) dan Marc Marquez (14).
"Sementara saya mempelajari data pebalap pabrik secara intensif di Sepang, saya lebih berkonsentrasi pada pekerjaan saya sendiri di Portimão," jelas pemenang GP 17 kali itu dengan percaya diri.
"Terutama pada hari Sabtu saya sangat baik dibandingkan mereka. Saya pikir saya Saya lebih baik dari Joan dan Marc, terutama dalam hal kecepatan balapan. Tapi tentu saja selalu ada perbedaan yang mereka lakukan, itulah sebabnya saya akan melihat data mereka."
Pebalap Spanyol yang berbasis di Andorra itu senang dengan kemajuannya selama pramusim
. "Kami melakukan simulasi sprint di Sepang dan Portimão. Di Portugal, saya lebih dekat ke puncak. Saya masih jauh, tetapi berjalan lebih baik daripada di Sepang." Ia dikejutkan dengan fitur RC213V miliknya
Mengingat tahun lalu tim ini menjadi tim penggembira di kelas utama, setelah motor yang ditunggangi para pembalapnya tidak mampu bersaing.
Kontribusi Rins dalam pengembangan motor Suzuki tidak perlu diragukan lagi.
Bisa dibilang dia adalah sosok penting dibalik keberhasilan Suzuki meraih gelar juara dunia pada tahun 2020 lalu.
"Saya belajar sesuatu yang baru setiap tahun," ucap Rins.
"Selama waktu itu, saya belajar untuk tetap tenang meskipun ada tekanan."