Iklan

Sandiaga Uno Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Go Digital

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru hingga 2024. Untuk memenuhi target tersebut, pemerintah melakukan pembinaan terhadap ribuan UMKM di seluruh Indonesia melalui program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022. 

AKI 2022 merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf yang menyasar 16 kabupaten dan kota di Indonesia. Pegiat UMKM di Sidoarjo dan sekitarnya seperti Annisa Amalia Sholihah, pengusaha muda asal Sidoarjo terpilih untuk mengikuti program pelatihan dan pameran AKI 2022.


Pada 2020, perempuan belia berusia 21 tahun ini mendirikan brand hijab bernama Ayysee Official. Brand ini hadir dari keresahan Annisa sebagai pengguna hijab, yang kerap kesulitan membeli pakaian yang diinginkan, mulai dari sulitnya menyesuaikan ukuran baju yang dijual di retail hingga keperluan aksesoris ang tidak efisien. 

Annisa yang memiliki latar belakang

pendidikan di Jurusan Tata Busana ini menghadirkan produk hijab sebagai jawaban atas permasalahan

tersebut.

Ayysee Official dengan slogan “Bringing you the modest solution” mulai merilis berbagai produk hijab

inovatif. Salah satunya adalah produk dalaman hijab yang dapat digunakan untuk berolahraga dan beraktivitas sehari-hari. Hasilnya, produk hijab yang bernama Inner Ninja Hatori ini laris manis hingga terjual lebih dari 10 ribu produk di Shopee. 

Perkembangan pesat Ayysee Official tidak lepas dari pemanfaatan teknologi digital melalui platform

e-commerce Shopee. Titik pertumbuhan pertama ia rasakan saat mengikuti kampanye tanggal kembar pada 2021. 

Berkat kampanye tersebut, pesanan yang diterima Ayysee bertambah hingga 3 kali lipat dari biasanya. Saat ini, Ayysee dapat menerima 20 hingga 80 paket pesanan setiap harinya serta mengekspor produknya hingga Malaysia dan Singapura.

Peserta AKI 2022 dari Sidoarjo merupakan hasil kurasi lebih dari 6.500 UMKM pendaftar. Peserta AKI 2022 juga menerima pelatihan pembuatan QRIS ShopeePay sebagai salah satu metode pembayaran merchant, yang akan digunakan di pameran AKI di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk Sidoarjo.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah terus meningkatkan jumlah pelaku ekonomi kreatif untuk siap go-digital.

Ditargetkan ada 30 juta UMKM yang terdigitalisasi di akhir 2023 dan onboarding di platform e-commerce, agar produk ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya Go-Nasional  juga hingga Go-Internasional.

Untuk itu, mari kita bergandengan tangan untuk menghadapi tantangan di depan mata.

“Kita lanjutkan perkembangan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang telah membuat banyak kemajuan, untuk ciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan bangun kondisi sosio-ekonomi masyarakat,” ucap Sandi lewat keterangan resmi yang diterima Minggu (4/9).

Adapun Head of Government Affairs Shopee Indonesia Ade Mulya menegaskan komitmen Shopee selaku mitra Kemenparekraf dalam penyelenggaran AKI 2022. Yakni, mendukung digitalisasi UMKM termasuk di sektor ekonomi kreatif. (Ant/OL-8)




Sumber Berita

Article Top Ads

Central Ads Article 1

Middle Ads Article 2

Article Bottom Ads