Iklan

Kampung Berseri Astra dan KPOTI Canangkan Bulan Permainan dan Olahraga Tradisional

 

KEBERADAAN permainan rakyat dan olahraga tradisional harus

dijaga. Selain memberikan manfaat untuk kesehatan, aspek inipun diyakini membawa efek positif lain, termasuk peningkatan ekonomi.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Komite Permainan Rakyat dan Olahraga

Tradisional (KPOTI) Mohammad Zaini Alif saat menghadiri Semarak

Kemerdekaan Kampung Berseri Astra, di Kampung Mainan Hong Bolang, Desa

Cibuluh, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Dalam kegiatan ini dilakukan juga pencanangan Bulan Permainan

dan Olahraga Tradisional pada setiap Agustus.

Zaini mengatakan, permainan dan olahraga tradisional memberi manfaat

yang besar tanpa terkecuali. Semua usia dari berbagai kalangan bisa

menikmati kegiatan tersebut sehingga harus terus dikenalkan terutama

kepada generasi muda.

“Semua masyarakat berbahagia dan bersenang-senang dengan permainan

rakyat dan olahraga tradisional,” katanya.

Dari aspek kesehatan, menurut dia, permainan dan olahraga tradisional mampu menguatkan daya tahan tubuh. “Ini bisa mengakomodir ketahanan tubuh setelah pandemi.”

Selain itu, dia meyakini dengan permainan dan olahraga tradisional bisa

menyebarkan nilai-nilai kepribadian seperti kebersamaan, kejujuran, dan

kedisiplinan. “Penanaman nilai-nilai, terutama kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila.”

Bahkan, Zaini meyakini permainan dan olahraga tradisional bisa memberi dampak ekonomi yang besar. “Kegiatan itu bisa jadi ajang bisnis bagi pelaku pariwisata desa, juga bagi pengembangan budaya, baik dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan.”

Oleh karena itu, dia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya melestarikan permainan dan olahraga tradisional. KPOTI terus menyosialisasikan jenis-jenis permainan dan olahraga tradisional kepada masyarakat.

Melalui pencanangan bulan permainan dan olahraga tradisional, Zaini berharap bisa menjadi pendorong untuk menjaga warisan tersebut.

“Kami berharap ini bisa jadi penyemangat dalam menjalankan misi untuk

penyelamatan permainan rakyat dan olahraga tradisional,” ujarnya.

Minim penyelenggaraan


Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga, Aris Subiyono, menilai penting menjaga permainan dan olahraga tradisional. “Bukan hanya melestarikan permainan, tapi kita jangan melupakan asal muasal kita dulu.”


Meski begitu, dia mengakui masih banyak daerah di Indonesia yang belum

menyadari pentingnya hal tersebut. Ini berdasarkan dari minimnya

pemerintah daerah yang menyelenggarakan permainan dan olahraga

tradisional.

“Baru 10% kabupaten dan kota yang sudah melaksanakan festival permainan

rakyat dan olahraga tradisional,” katanya.

Dia berharap semua pihak berkolaborasi dalam menjaga warisan leluhur ini. “Perlu sinergi antara semua lembaga, pemerintah, dan organisasi terkait untuk menghidupkan kembali permainan dan olahraga tradisional.”

Dia bersyukur dengan adanya Kampung Berseri Astra yang turut serta dalam melestarikan permainan dan olahraga tradisional. “Semoga kerjasama ini bisa terus dilanjutkan. Astra ini mendukung terus.

Perlu keterlibatan dan bantuan dari semua pihak untuk mengembangkan

ini.”

Program Manager Kampung Berseri Astra, Afiruzzabaady, memastikan

pihaknya mendukung pelestarian permainan dan olahraga tradisional. “Kami mendukung dalam semarak Kampung Berseri Astra. Program ini setiap

tahunnya diperingati agar permainan tradisional tidak punah,” tegasnya. (N-2)




Sumber Berita

Article Top Ads

Central Ads Article 1

Middle Ads Article 2

Article Bottom Ads