Kang Badar

Berita Update Setiap menit

Loading...

Harga Minyak Goreng di Pasar dan Ritel Modern Masih Tinggi, Toko Online?

[ad_1]

loading…

JAKARTA – Harga minyak goreng di pasaran belum sesuai harapan. Berbagai kebijakan hingga larangan ekspor minyak sawit nyatanya tidak serta merta bisa menurunkan harga barang kebutuhan pokok tersebut.

Mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional hari ini, Kamis (12/5/2022), harga rata-rata minyak goreng curah dibanderol Rp18.700 per kilogram (kg).

Sedangkan untuk harga minyak goreng kemasan bermerek 1 harga rata-ratanya Rp26.000 per kg, dan bermerek 2 Rp25.350 per kg.

Baca juga: Cegah Penimbunan, Bulog Ubah Minyak Goreng Curah jadi Kemasan Sederhana

Sementara itu, di toko-toko online dan lokapasar atau marketplace, harga minyak goreng juga nampaknya masih relatif tinggi.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di marketplace Tokopedia, harga minyak goreng kemasan ukuran 2 liter merek Bimoli di kisaran Rp48.500. Adapun Rose Brand harganya terpaut lebih tinggi yakni Rp53.500.

Kemudian merek lainnya seperti Resto dijajal Rp47.000, Fortune Rp46.000, Sania Rp54.500, Tropical Rp48.500, Sunco Rp50.900, Filma Rp50.000, dan Sovia Rp45.000.

Baca juga: Ini 3 Negara dengan Harga Minyak Goreng Termurah

Sebelumnya, Pengusaha sekaligus Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni) Sahat Sinaga mengungkapkan, alasan dibalik mahalnya harga minyak goreng di pasaran itu karena harga CPO di pasar global masih mahal. Oleh sebab itulah hingga saat ini harga minyak goreng belum sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kalau minyak goreng kemasan itu berjalan sesuai dengan mekanisme pasar, artinya bila harga CPO di pasar global atau ex PTPN (KPB) masih mahal, maka harga minyak goreng kemasan masih akan mahal juga,” ujar Sahat saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (11/5/2022).

(ind)

[ad_2]
Sumber

Labels: Bisnis

Thanks for reading Harga Minyak Goreng di Pasar dan Ritel Modern Masih Tinggi, Toko Online?. Please share...!

Back To Top